
Sumedang, 9 Mei 2026 – Tim Pengabdian kepada Masyarakat Fakultas Ilmu Terapan Telkom University mengimplementasikan teknologi Insinerator Hidrotermal AG-30 untuk mendukung pengelolaan sampah dan pemanfaatan energi terbarukan di Desa Cipanas, Kabupaten Sumedang. Kegiatan yang menjadi bagian dari program Desa Binaan “Cipanas Smart Circular Village” ini dilaksanakan bersama PKBM Pelita Insani melalui pemaparan teknologi, demonstrasi produk, serta pelatihan pengoperasian dan pemeliharaan perangkat.
Program bertajuk “Konversi Sampah Menjadi Energi Terbarukan Berbasis Smart Insinerator Hidrotermal Skala Rumah Tangga” tersebut diketuai oleh Ir. R. Agus Ganda Permana, M.T., dengan anggota Yuyun Siti Rohmah, S.T., M.T., Dr. Andrew Brian Osmond, S.T., M.T., serta melibatkan sejumlah mahasiswa Telkom University. Teknologi yang diperkenalkan dirancang untuk mengolah sampah sekaligus memanfaatkan panas dan uap yang dihasilkan menjadi energi listrik melalui turbin mini berkapasitas 350 watt. Uap panasnya juga dapat digunakan untuk memasak serta mensterilisasi sampah organik yang akan dimanfaatkan sebagai pakan ternak.
Dalam kegiatan tersebut, masyarakat mendapatkan penjelasan mengenai sistem PLTSa dan insinerator hidrotermal, prosedur pengoperasian yang aman, pemeliharaan rutin, penanganan kondisi darurat, serta pengelolaan limbah dan energi. Peserta juga mengikuti simulasi langsung agar mampu mengoperasikan dan merawat perangkat secara mandiri dan berkelanjutan.
Ketua tim, Ir. R. Agus Ganda Permana, M.T., menjelaskan bahwa penerapan teknologi ini diharapkan dapat membantu masyarakat mengurangi volume sampah sekaligus mengubahnya menjadi sumber energi yang bermanfaat. Program ini juga diarahkan untuk meningkatkan kesadaran lingkungan, memperkuat kapasitas masyarakat, dan membuka peluang pengembangan kegiatan ekonomi berbasis pemanfaatan energi serta residu pengolahan sampah.
Pelaksanaan kegiatan memperoleh respons sangat positif dari mitra. Berdasarkan hasil kuesioner terhadap tujuh responden, seluruh peserta atau 100 persen menyatakan setuju dan sangat setuju terhadap kesesuaian materi, waktu pelaksanaan, kejelasan penyampaian, pelayanan panitia, serta keberlanjutan program. Sebanyak 60 persen dari keseluruhan jawaban bahkan berada pada kategori sangat setuju.
Melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, PKBM, dan masyarakat, program ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun sistem pengelolaan sampah yang lebih mandiri, inovatif, dan berkelanjutan. Implementasi Insinerator Hidrotermal AG-30 juga memperkuat komitmen Telkom University dalam menghadirkan inovasi teknologi yang memberikan manfaat langsung bagi lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.
