Penguatan Tata Kelola Digital Rumaisa Korsel melalui Pemulihan Keamanan Website dan Knowledge Management Berbasis Cloud

Bandung, 30 Juni 2026 — Tim dosen Fakultas Ilmu Terapan Telkom University melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertajuk “Penguatan Tata Kelola Digital Organisasi Diaspora melalui Pemulihan Keamanan Website dan Knowledge Management Berbasis Cloud” bersama Rumaisa Korsel (Rumah Muslimah Indonesia di Korea Selatan). Kegiatan ini bertujuan untuk mendukung transformasi digital organisasi melalui penanganan keamanan website, penyediaan domain dan email organisasi, serta implementasi sistem Knowledge Management berbasis cloud yang mampu meningkatkan efektivitas pengelolaan informasi, dokumentasi, dan komunikasi organisasi secara terintegrasi.

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diketuai oleh Yuli Sun Hariyani, Ph.D. dengan anggota tim yang terdiri dari Thomhert Suprapto Siadari, Ph.D. dan Dadan Nur Ramadan, S.Pd., M.T. Kegiatan ini juga melibatkan pengurus Rumaisa Korsel sebagai mitra utama dalam proses identifikasi kebutuhan, implementasi sistem, serta pendampingan pengelolaan Knowledge Management agar solusi yang dikembangkan dapat dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan.

Rumaisa Korsel merupakan komunitas diaspora Indonesia yang aktif dalam kegiatan sosial, pendidikan, serta pemberdayaan perempuan dan keluarga Muslim di Korea Selatan. Selama ini organisasi telah menjalankan berbagai program secara aktif, namun belum memiliki sistem pengelolaan dokumen yang terintegrasi. Di samping itu, website resmi organisasi yang telah dimiliki (rumaisakorsel.org) terdeteksi terinfeksi malware berupa injeksi JavaScript berbahaya yang menyebabkan Google Safe Browsing dan Sucuri menandai website sebagai berbahaya. Kondisi tersebut mengancam reputasi digital organisasi serta menghambat komunikasi dan penyebaran informasi resmi kepada anggota maupun publik.

Melalui kegiatan PKM ini, Tim Telkom University mengembangkan beberapa solusi digital yang disesuaikan dengan kebutuhan mitra, di antaranya:

  • Investigasi, pembersihan, dan pemulihan keamanan website organisasi dari infeksi malware.
  • Domain dan email resmi organisasi.
  • Sistem Knowledge Management berbasis cloud.
  • Sistem pengarsipan digital terintegrasi.
  • Pendampingan dan pelatihan pengelolaan sistem bagi pengurus Rumaisa Korsel.

Salah satu capaian utama dalam kegiatan PKM ini adalah keberhasilan pembersihan malware pada website rumaisakorsel.org. Berdasarkan investigasi yang dilakukan, ditemukan injeksi JavaScript berbahaya yang tersembunyi di file functions.php tema blocksy-child melalui WordPress action hook wp_head. Kode berbahaya tersebut memuat script dari domain content-website-analytics.com di setiap halaman, sehingga website ditandai berbahaya oleh sistem keamanan global. Tim PKM berhasil mengidentifikasi dan menghapus fungsi load_frontend_assets() yang menjadi sumber ancaman. Setelah pembersihan dilakukan, hasil pemindaian ulang melalui Sucuri SiteCheck menyatakan No Malware Found, yang menandai website telah pulih sepenuhnya dan aman untuk diakses kembali.

Tidak hanya menangani keamanan website, tim PKM juga mengembangkan sistem pengelolaan arsip dan Knowledge Management berbasis cloud. Seluruh dokumen organisasi kini dapat disimpan secara terpusat sehingga lebih mudah diakses, dikelola, dan diwariskan kepada kepengurusan berikutnya. Sistem ini diharapkan mampu mengurangi risiko kehilangan dokumen serta menjaga keberlanjutan pengetahuan organisasi.

Sebagai bagian dari implementasi, tim PKM memberikan pelatihan kepada pengurus Rumaisa Korsel mengenai pengelolaan website, penggunaan email organisasi, pengarsipan digital, serta pemanfaatan sistem Knowledge Management. Selama pelatihan berlangsung, peserta melakukan praktik secara langsung dan berdiskusi mengenai pengembangan sistem agar sesuai dengan kebutuhan organisasi di masa mendatang.

Melalui kegiatan ini diharapkan Rumaisa Korsel semakin siap menghadapi transformasi digital dengan tata kelola organisasi yang lebih profesional, terdokumentasi, dan berkelanjutan. Kolaborasi antara perguruan tinggi dan komunitas diaspora menjadi salah satu bentuk nyata kontribusi dunia akademik dalam menghadirkan solusi teknologi yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Indonesia di luar negeri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *